Sore itu, matahari bersinar cerah dan menyilaukan mata.
Dalam keadaan setengah melamun, terlintas di dalam pikiranku akan jadi apa aku
1 tahun mendatang, 5 tahun mendatang, 10 tahun mendatang, 25 tahun mendatang
hingga 50 tahun kemudian. Terlintas pula apa yang akan aku hasilkan selama
hidupku nanti ? Akan jadi seperti apa
aku di masa-masa mendatang ? Apakah aku hanya menjalani kehidupan layaknya
orang-orang ‘biasa’ atau aku akan membuat suatu karya atau keberhasilan untuk
masyarakat ?
Dari pertanyaan-pertanyaan itu sepertinya aku mulai menemukan
suatu ‘titik terang’ . Sesuatu yang menjadi kata kunci untuk menentukan
bagaimana kita akan semua jawaban dari pertanyaaan-pertanyaan itu. Sesuatu
yang menggambarkan apa yang kita
inginkan atas diri kita sendiri. Sesuatu itu biasa kita sebut dengan mimpi.
Terbesit di pikiran penulis, apa yang terjadi seandainya
kita tak punya mimpi untuk diri kita sendiri dan dunia di sekitar kita. Kita
hanya menjadi manusia yang menjalani rutinitas harian tanpa ada motivasi mengapa
kita harus melakukan semua itu. Setiap harinya kita bangun, beraktivitas
mungkin bekerja, belajar atau yang lainnya kemudian tidur. Hari-hari yang kita
lewati akan terasa membosankan dan tidak bermakna. Tanpa mimpi dari kita
sendiri, kita hidup bukan dari diri sendiri namun berdasar dengan pendapat
orang lain.Betul ?
Tanpa mimpi yang mengisi hari-hari kita, aku terpikir apa
bedanya kita dengan mesin produksi di pabrik? Mesin produksi yang hari-harinya
hanya dilalui untuk mencapai target tanpa ada daya imajinasi untuk menciptakan
sesuatu yang berbeda. Apa pula beda kita
dengan robot ketika kita tak lagi punya mimpi ? Kita hanya terpacu untuk
menuruti pendapat dan perinntah orang lain tanpa mempedulikan factor-faktor
dari dalam diri kita sendiri..
Yaa..
Tulisan ini hanyalah hasil dari lamunan di sore hari di
perempatan jalan, penulis merasa sayang dan percuma apabila “hasil pemikiran”
barusan tidak ditulis dan diketahui orang lain. Ya ini sifatnya hanya sekedar
berbagi rasa dan imaji saja. Hehehe
Jadi,apa mimpi mu untuk dunia dan mengisi hidupmu ke
depan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar